Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

AstaghfirullahšŸ˜­šŸ˜­ Bocah Perempuan Usia 12 Tahun Diperkosa Sebanyak Lebih Dari 5 Kali, Hingga Terpapar HIV/AIDS, Pelakunya Pacar Ibu dan Adik Nenek

 

  JA, bocah berusia 12 tahun, menjadi korban pemerkosaan hingga dinyatakan positif HIV. Peristiwa yang menimpa JA kemudian dilaporkan ke Polrestabes Medan.




AstaghfirullahšŸ˜­šŸ˜­ Bocah Perempuan Usia 12 Tahun Diperkosa Sebanyak Lebih Dari 5 Kali, Hingga Terpapar HIV/AIDS, Pelakunya Pacar Ibu dan Adik Nenek


AstaghfirullahšŸ˜­šŸ˜­ Bocah Perempuan Usia 12 Tahun Diperkosa Sebanyak Lebih Dari 5 Kali, Hingga Terpapar HIV/AIDS, Pelakunya Pacar Ibu dan Adik Nenek



Pengacara JA, Arianto Nazara, menyebut ada tiga orang yang diduga memperkosa kliennya. Ketiganya pun menjadi terlapor, salah satunya pacar dari ibu JA.



"Diduga pelaku yang kita laporkan ada tiga, yakni berinisial L, A, dan B. Di antaranya ada pacar ibunya berinisial B," kata pengacara JA, Arianto Nazara, di Polrestabes Medan, seperti dilansir detikSumut, Jumat (9/2022).



Arianto mengaku datang ke Polrestabes Medan untuk mengikuti proses pemeriksaan saksi. Menurut dia, ada beberapa saksi yang ikut diperiksa, termasuk neneknya JA.



Dia menjelaskan secara singkat, awalnya JA dilecehkan mulai sejak umur tujuh tahun. Saat itu JA masih tinggal bersama ibu kandungnya yang telah pisah ranjang dengan ayahnya. Di waktu bersamaan, pacar ibunya selalu tinggal bersama mereka.



Lalu, setelah ibunya meninggal, JA tinggal bersama neneknya. JA pun tinggal berpindah-pindah saat bersama neneknya sampai mendapati beberapa pelecehan seksual dari L dan A.



"Pengakuan korban, berkali-kali mendapati pelecehan seksual. Bisa dibilang lebih dari lima kali. Karena kondisi duburnya membesar. Ya semoga ini menjadi atensi bagi kepolisian," ungkapnya.



Sri Wati selaku tim Fortune Community yang mendampingi kondisi kesehatan JA mengatakan kini korban berada di salah satu yayasan yang konsen pada korban HIV.



Secara berkala, JA berkonsultasi ke RSUP Adam Malik untuk perkembangan kesehatan.



"Keluhannya tidak ada lagi. Sekarang berat badannya sudah mulai naik. Nah, tapi karena juga mengidap gizi buruk, JA mengeluh kalau jalan kakinya sakit," kata Sri.



Dia pun menceritakan bagaimana akhirnya bisa berjumpa dengan JA. Awalnya, dia ditelpon oleh kerabat JA. Saat ditemui, JA mengeluh sakit di bagian perut dan tidak kunjung sembuh.



JA kemudian dibawa ke beberapa rumah sakit. Sat dicek endoskopi, terungkap tenggorokan sampai lambung JA berjamur. Selain itu ditemui ada beberapa polip di bagian dalam tubuh JA.



"Jadi dokter sarankan kita untuk cek lebih lanjut, kami cek, ternyata hasilnya positif mengidap HIV," ujarnya.


Baca Juga : Baru masuk sedikit bu kepsek Marah-Marah Saat Di Grebek Suaminya Di Hotel, Bu Kepsek Mengaku Baru M4suk Setengah



Alhasil, JA dibawa ke RSUP Adam Malik untuk mendapati pengobatan lebih lanjut. Kini, jamur tersebut berangsur berkurang dari dalam tubuhnya. Selain itu, obat untuk virus HIV itu juga intens dikonsumsi.



Ia mengaku saat ini masih lebih konsen bagaimana mengatasi gizi buruknya terlebih dahulu. Sejauh ini, dikatakan belum ada keluarga JA yang menjenguk atau melihat kondisinya.



"Bahkan dia seperti trauma atau tidak mau berjumpa dengan neneknya. Alasannya kita kurang tahu," tuturnya.



Sebelumnya diberitakan, JA (12) dinyatakan positif HIV diduga karena menjadi korban pemerkosaan. Perhimpunan Tionghoa Demokrat Indonesia (Pertidi) yang mendampingi JA pun membuat laporan ke Polrestabes Medan.



Baca Juga : Kisah Malam Pertama Kakek 80 Tahun Nikahi Gadis Muda 18 Tahun: Lupa Sampai 3 Kali Dalam 1 Malam


"Laporan dibuat 29 Agustus kemarin, dengan nomor laporan STTLP/2716/VIII/2022. Laporan itu dibuat oleh Sekjen Pusat Pertidi, Sriwati," kata Ketua Pertidi David Ang ketika dikonfirmasi, Rabu (9/2022).

Posting Komentar untuk "AstaghfirullahšŸ˜­šŸ˜­ Bocah Perempuan Usia 12 Tahun Diperkosa Sebanyak Lebih Dari 5 Kali, Hingga Terpapar HIV/AIDS, Pelakunya Pacar Ibu dan Adik Nenek"